Jangan-Bersedih1

Sahabat ku

Terimakasih kerana ' FOLLOW ' blogku ini, semoga Allah akan merahmati hidup kita semua...aamin yarabbal'alamin.

Berusaha dan Bertawakal



Assalammualaikum..

Berusaha dan Bertawakallah padaNya..

Diri sentiasa merasa tertekan dengan segala ujian dan cabaran yang diberi-Nya.. sedangkan setiap kesulitan yang diberi mempunyai hikmah tersembunyi yang pasti datang mengiringi.. Usaha dan kemudian tawakallah hanya pada Allah. Betulkanlah niat kita dalam bertawakal.. usah lah berharap pada makhluk tapi memohon lah pada Allah SWT dalam mencapai kejayaan pada apa yang kita usahakan. Insyallah kejayaan pasti datang mengiringi..

“Dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
(S.Al-Anfal : 61)

Dan hanya kepada Allahlah, hendaknya orang-orang mu’min bertawakal.
(S.Al-i-Imran :122)

Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.
(S.Al-imran :159)

"Barangsiapa yang tawakkal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".
(S.al-Anfal : 49)

Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui, (yaitu) orang-orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan saja mereka bertawakkal.
(S.An Nahl: 41-42)

Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.
(S.At Talaq:3)

Dari Ibnu Abbas ra, “Hasbunallah wani’mal Wakil’ kalimat yang dibaca oleh Nabi Ibrahim as ketika dilempar ke dalam ap, dan juga telah dibaca oleh Nabi Muhammad SAW ketika diprovokasi oleh orang kafir, supaya takut kepada mereka ; ‘sesungguhnya manusia telah mengumpulkan segala kekuatannya untuk menghancurkan kalian, maka takutlah kamu dan janganlah melawan, tapi orang-orang beriman bertambah imannya dan membaca, Hasbunallah wa ni’mal Wakil (cukuplah Allah yang mencukupi kami dan cukuplah Allah sebagai tempat kami bertawakal.”
(HR. Bukhari)

Dari Ibnu Abbas ra, bahwa Rasulullah SAW senantiasa berdoa, ‘Ya Allah hanya kepada-Mulah aku menyerahkan diri, hanya kepada-Mulah aku beriman, hanya kepada-Mulah aku bertawakal, hanya kepada-Mulah aku bertaubat, hanya karena-Mulah aku (melawan musuh-musuh-Mu). Ya Allah aku berlindung dengan kemulyaan-Mu di mana tiada tuhan selain Engkau janganlah Engkau menyesatkanku. Engkau Maha Hidup dan tidak pernah mati, sendangkan jin dan manusia mati.
(HR. Muslim)

Sebagaimana yang terdapat dalam hadits no 5, dalam kitab Riyadhus Shalihin. Dimana dikisahkan pada saat perang Dzatur riqa’, ketika Rasulullah SAW sedang beristirahat di bawah sebuah pohon, sedangkan pedang beliau tergantung di pohon. Ketika tiba-tiba datang seorang musyrikin yang mengambil pedang beliau sambil berkata, siapa yang dapat melindungimu dariku?. Namun dengan sangat tenang Rasulullah SAW menjawab Allah. Setelah tiga kali bertanya, tiba-tiba pedang yang dipegangnya jatuh. Lalu Rasulullah SAW mengambil pedang tersebut seraya bertanya, sekarang siapakah yang dapat melindungimu dari ku?

Dari Umar bin Khattab ra berkata, bahwa beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Sekiranya kalian benar-benar bertawakal kepada Allah SWT dengan tawakal yang sebenar-benarnya, sungguh kalian akan diberi rezeki (oleh Allah SWT), sebagaimana seekor burung diberi rezeki; dimana ia pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar, dan pulang di petang hari dalam keadaan kenyang.
(HR. Ahmad, Turmudzi dan Ibnu Majah).

Nabi SAW bersabda : “Akan masuk syurga 70,000 orang dari kalangan umatku tanpa dihisab”, mereka berkata : Siapakah mereka wahai Rasulullah? Baginda menjawab : “Mereka ialah orang tidak mengubati dirinya dengan ruqyah (jampi), tidak percaya kepada petanda baik atau buruk (dengan melihat burung dan sebagainya) dan tidak membakar bahagian tubuh yang sakit dengan besi panas. Mereka bertawakal kepada Allah semata-mata”.
(Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim)

Sesungguhnya Allah berkuasa makhluk tidak berkuasa.

Yang baik itu dari Allah jua...barakallah.

Tahajjud




بِسۡـــــــــمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡـمَـٰنِ ٱلرَّحِـــــــيمِ

“Dan pada sebahagian malam hari bersolat Tahajjudlah kamu sebagai suatu ibadat tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”
(S. Isra’; 79)
Rasulullah SAW bersabda: “Kerjakanlah solat malam sebab itu adalah kebiasaan orang solihin sebelum kamu, juga suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhanmu, juga sebagai penebus segala amalan buruk, pencegah dari perbuatan dosa dan dapat menghalangi penyakit dari badan.”
(Riwayat Tirmizi dan Ahmad r.a.)
..InsyaaAllah sahabat

Hidup tidak miskin


Assalammualaikum..
Dalam kehidupan ini belum ada lagi yang hidup dalam kemsikinan sebenarnya. Adakah yang dikatakan miskin itu orang yang berpakaian lusuh, kusam, atau pakaian yang koyak di beberapa bahagiannya. Mereka tidak memiliki pakaian selain kain-kain yang melekat di tubuhnya, bahkan orang-orang yang memanfaatkan kain-kain terpakai untuk dijadikan pakaian, apakah mereka ini yang dikategorikan sebagai orang yang miskin?
Orang-orang yang tidak memiliki cukup makanan untuk disantap setiap hari, yang kebingungan setelah sarapan pagi nanti, tidak tahu apa yang harus dimakan untuk tengaharinya pula, atau mereka yang tidak yakin apakah esok hari masih ada makanan untuk disantap. Orang-orang yang hanya bertemu makanan sekali dalam sehari atau mereka tepaksa berpuasa berhari-hari kerana tidak ada wang untuk membeli sedikit makanan. Inikah yang disebut sebagai miskin?
Anak-anak yang berkeliaran di jalanan mencari makan diusia mereka yang masih belia. Para pengemis jalanan, pemungut sampah, tukang sol sepatu, peniaga di tepi jalan yang penghasilan mereka lebih kecil dari duit belanja anak-anak di sekolah golongan elit. Miskinkah mereka?
Tukang sapu, buruh bangunan, pekerja di pasar, pemungut barangan terpakai dan tukang angkut sampah serta pekerja kasar lainnya. Benarkah mereka golongan orang-orang miskin?
Orang –orang yang sakit bertahun-tahun tak kunjung sembuh kerana tidak mampu untuk membeli obat, orang-orang yang banyak hutang dan tidak mampu untuk membayarnya, beginikah gambaran orang yang miskin?
Sebuah keluarga yang berpindah-randah dan sering diusir oleh pemilik rumah kerana tidak mampu untuk membayar sewa rumah atau mereka yang memilih mendirikan pondok di kawasan pembuangan sampah. Layakkah disebut miskin?
Yang tidak mempunyai handphone , tidak pernah makan pizza, tidak tahu bagaimana rasanya ayam crispy , yang tidak tahu jenis makanan yang ada di restoran kerana nama dan bentuknya sangat asing, tidak pernah ke panggung, bahkan tidak mempunyai TV di rumah mereka. Inikah yang dikatakan sebagai orang yang miskin?
Orang-orang tidak memiliki satu jenis kenderaan walau hanya motor buruk, yang tak pernah merasakan sejuknya air cond di dalam kereta, yang mereka hanya mampu bermimpi untuk memiliki barang-barang mewah. Yang seperti inikah miskin?
Tidak sama sekali. Mereka bukanlah miskin yang sebenar-benarnya.
Miskin sebenarnya, mereka yang tidak bersyukur atas nikmat yang diperolehi, yang tidak merasa cukup dan selalu ingin hidup berlebih. Ramai yang mempunyai harta yang banyak sesungguhnya jauh lebih miskin dari orang-orang yang sering disebut miskin kerana tidak pernah merasa cukup dan bersyukur atas segala nikmat Allah yang telah diberikan.
Orang yang selalu merasa cukup dengan apa yang dimiliki, meskipun hidup hanya ibarat kais pagi makan pagi, kais petang makan petang, mereka adalah orang-orang yang kaya. Menjadikan rasa syukur kekuatan utama dalam menjalani kehidupan sebagai satu ibadah dan menjadikan Allah satu-satunya tempat bergantung dan meminta, .
Selagi mereka tak cepat putus asa, tidak selalu mengeluh dan meratapi nasib, tidak mengemis dan selalu berharap belas kasihan dari orang lain, tidak menjadikan dirinya beban orang lain, justeru mereka sangat kaya.
Dan selagi mereka mampu menggunakan anugerah yang Allah berikan seperti anggota tubuh badan dan pancaindera semaksimum yang mungkin..mereka itu jugalah yang kaya..
wallahualam..
Yang baik itu dari Allah jua...

Hidup nak cari REDHA Allah..


Bismillahirrohmanirrohim..
Hidup nak cari REDHA Allah..
Bila memikirkan, dalam semua perkara yang kita lakukan – tidur, bangun, mandi, solat, makan, pergi kerja, belajar, berkawan, berjalan, pergi sana sini, rancang itu dan ini, beli itu beli ini dan berbagai lagilah yang kita lakukan sepanjang hidup ini..
Adakah pernahkah kita risau samada Allah redha atau tidak dengan apa yang kita buat selama ini. Samada kerja baik, kerja separa baik, atau kerja yang sikit saja unsur baik nya. Kerja yang buruk tak perlu kita bincangkan rasanya, sah-sah Allah tak redha. Jadi, agak-agak nya..adakah Allah redha dengan semua itu?
ingatlah..setiap yang ALLAH IZIN TAK BERMAKNA ALLAH REDHA.
Kalau tidak, maka tak akan wujud la orang-orang kufur dan maksiat. Tidak akan ada lah kes-kes rompak bank, mencuri basikal, menyiksa ayam dan binatang lain, dan pelbagai lagi jenayah-jenayah zalim. Namun, perkara-perkara ini tetap wujud, sebab Allah izinkan. Tapi, sudah tentulah Allah tak redha, kan?
Ada sebabnya kenapa Allah izinkan ia terjadi juga. Itu lah namanya hikmah, kan.
Maka berbalik kepada soal redha tadi, kita sepatutnya susah hati memikirkan soal ini. Bukan terlalu merisaukan keizinan Allah dalam melaksanakan sesuatu agenda kita lalu berdoa, bermunajat, tunaikan solat hajat segala dengan harapan Allah perkenankan lalu izinkan ia berlaku, sehingga terlepas pandang pada persoalan – adalah Allah redha kalau aku mahukan ini dan ini?
Kerana ya, kita wajib ingat, Allah memang Maha Adil dan Pemurah, siapa yang berusaha maka dia akan dapat. Man jadda, wajada. Termasuk lah usaha doa, dia akan dapat, Allah akan beri. Ambil contoh perompak-perompak yang bertahun merancang rapi satu rompakan besar di bank yang besar, dengan segala kelengkapan dan latihan yang mereka jalani, kalau benar pada kaedah nya Allah izinkan juga mereka peroleh tujuan itu. Tak begitu? Tetapi boleh jadi, satu perkara yang kita usahakan sehingga Allah izinkan itu adalah satu perkara yang di luar keredhaan Allah namun kita tak sedar.
Di sini lah kerugian yang maha dasyat nya, di sinilah kita sepatutnya risau benar-benar risau.
Sudahkah kita khuatiri, samada aktiviti seharian yang kita buat, sudah buat atau bakal buat nanti benar-benar diredhai Allah?
Bagi yang sedang belajar, nanti kita akan tamat belajar dan berkerja. Ada pula yang akan berkahwin dengan pilihan hati, ada yang merancang hendak memulakan perniagaan, ada yang merancang untuk berpindah menetap di sesebuah tempat, dan bermacam-macam lagi yang kita rancangkan dan usahakan – lalu kita berharap sangat Allah izinkan, tapi adakah kita sudah khuatiri samada Allah redha dengan keputusan itu?
Redha allah..
Kita sering menyebut ‘insyaallah’. Semua benda pun, insyaallah. Dimana ya, itu sangat bagus. Bukan bermakna tak elok menyebutnya pula. Cuma, kita sangat bimbang dan mengharapkan izin Allah untuk kita laksanakan sesuatu, kita mahukan sangat perkara itu berlaku sampai kita sangat berharap Allah izinkan, dan kita ‘sebut-sebutkan’ pula yang kita telah berusaha untuk nya. Tetapi, kita lupa hendak mengharapkan Allah redha. Kita lupa hendak ‘bertanya’ pada Allah, Dia redha atau tidak dengan kehendak kita ni?
Bila mendapat sesuatu yang kita mahukan, kita sebut alhamdulillah! itu sangat bagus. Haruslah, kan. Tapi, kita lupa untuk berhenti sejenak dan ‘bertanya’,
“Allah…kau redha kah dengan ini dan ini? Kau tak kisah?”
Saudara muslimin muslimat sekalian. Kita sering terlupa, redha Allah itu tersangat penting. Redha Dia lah yang melayakkan kita ke syurga, kerana tak seorang pun dari kita akan ke syurga kerana amal kita, sekalipun nabi sendiri. Pada masa kita tertunduk lemah di hadapan pengadilan Allah kelak, meski berbakul-bakul amal yang kita galas dan persembahkan, ia langsung tidak akan menjadi tiket untuk kita ke syurga kalau Allah tidak limpahkan rahmat dan redhaNya pada kita.
“Rasulullah bersabda, ‘Mirip-miripkanlah dan tepatkanlah. Ketahuilah, sesungguhnya tidak ada seorang pun dari kalian yang selamat kerana amalnya.’ Para sahabat bertanya, ‘Juga termasuk anda, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, ‘Juga termasuk aku, kecuali jika Allah melimpahkan rahmat dan kurnia-Nya.”
[HR Muslim, Kitab: Iman 1/65 No. 38]
Amatlah menyedihkan dan merugikan andainya kita semua terlalu mengharapkan izin Allah sehingga lupa pada something yang paling penting yaitu Redha Nya dalam segala hal dan urusan.
Jadi marilah kita selepas ni, cakap baik-baik dengan Allah apabila kita mahukan sesuatu, bahawa kalau Dia redha sahaja maka izinkanlah. Kalau Dia tidak redha sepenuhnya maka tak usah lah. Kerana yang kita perlu kejar adalah bukan izin Nya, tapi izin DAN redha Nya.
Apalah guna kita dapat apa yang kita usahakan, kalau Allah tak redha. Ibarat seperti, apalah guna seorang pindah masuk rumah banglo yang besar di bandar, kalau emak di kampung sembunyikan terkilan dalam hatinya.
Semoga kita terpelihara. Semoga kita selalu sepanjang masa berusaha melakukan perkara yang berpeluang besar Allah akan redha. Dan ini boleh diukur dari sejauh mana kita mengikut syariat dan sejauh mana kita ikhlas hanya kerana Nya. Sentiasa lah merayu dan meminta padaNya supaya Dia redha sepenuhnya sambil Dia izinkan. Sentiasalah kita berhenti sejenak dan bertanya,
“Allah..kau redha kah dengan ini dan ini? Andai kau tak redha, jangan lha izinkan ya allah. Biar aku terkilan kerana tidak dapat apa yang aku mahukan, asalkan aku tidak terlepas walau sesaat di dunia ini tanpa redha mu..”
Arakian, insyaallah wa radhiallah, semoga kita semua kekal ikhlas dan terus tabah beramal.
“Dan orang-orang yang sabar kerana mengharapkan keredhaan Tuhan mereka semata-mata dan mendirikan solat, serta mendermakan dari apa yang Kami kurniakan kepada mereka, secara bersembunyi atau secara terbuka dan mereka pula menolak kejahatan dengan cara yang baik; mereka itu semuanya adalah disediakan baginya balasan yang sebaik-baiknya pada hari akhirat.” Ar ra’d:22
Peringatan buat diri juga..insyaaAllah
Yang Baik itu dari Allah jua...

Rintihan seorang isteri

Bismillahirrohmanirrohim..
~ Al Kisah Rumah Tangga ~
“Awak dah kenapa sebenarnya?
Setiap hari mesti awak hantar gambar. Lepas tu suruh saya komen. Bila tak komen, awak merajuk..
“Kenapa, abang tak suka ke?”
“Rimaslah..tak payah hantar gambar pun takpe. Kita kan dah kahwin, abg balik rumah tengok gak awak.
Ni awak hantar gambar mcm2 pesen. mekap tebal, kening tebal, mekap gaya Korea, pas tu gaya rambut panjanglah, pendek, ikal mayang, kerinting, rebonding...aduhh laaa.
Dengan fesyen pakaian lagi, pastu dengan tudung belit tak belit, satin tak satin semua ada.
Apa halnya awak ni, Abg bukan ada mengurat sesiapa pun.”
Isterinya itu terus menangis. Dengan air mata berlinangan, dia berkata,
“Saya buat semua ini untuk abang. Untuk jaga mata abang.
Bukan saya tak tahu, abang di pejabat abang online Facebook, online Instagram, layan Twitter. Saya nampak status-status abang update. Saya nampak gambar-gambar yang abang like.
Abang memang tak mengurat. Tapi, abang tak jaga mata abang. Abang tengok gambar-gambar wanita gedik di media sosial. Abang cuci mata puas-puas seperti abang seorang bujang.
Jadi, saya belanjakan sebahagian duit gaji saya untuk berhias. Saya tak berhias di luar rumah, saya cuma pakai di dalam rumah. Abang suka tengok wanita pakai ketat-ketat, saya pun boleh pakai. Abang suka tengok wanita-wanita jual tudung, saya pun boleh gayakan tudung sebagaimana mereka. Abang suka yang melukis kening, saya pun boleh. Abang suka yang berkulit putih melepak, saya pun dah consume ubat kecantikan sampai dah jadi putih gebu untuk abang. Abang suka tengok yang berpurdah, saya berpurdah untuk abang.
Saya tak mampu nak suruh semua wanita di media sosial itu berhenti bergedik, berhenti berlumba menayangkan kecantikan masing-masing. Berhenti dari bertabarruj. Berhenti jadi cantik demi populariti dan hurungan mata lelaki.
Saya cuma mampu jaga suami sendiri. Mata suami saya.”
Cita-cita abang dulu sebelum nikah adalah untuk ke Jannah. Ada isteri solehah. Inilah yang saya cuba lakukan untuk abang. Saya tak dapat jadi isteri solehah bila saya biarkan saja suami sendiri menjamu mata dengan melihat yang haram.
Sedangkan dia ada yang halal. Ada yang sah.
Abang, saya tak mampu sentiasa cantikkan diri untuk abang. Suatu hari, saya akan menjadi wanita tua berusia. Kulit saya akan kusam dan berkedut. Hidung saya akan sedikit jatuh, kelopak mata akan layu.
Maka, lihatlah saya ketika saya masih mampu cantik untuk abang.
Dulu, abang pilih saya sebagai isteri dan abang kata sayalah yang paling cantik di mata abang.
Jika saya yang tercantik di mata abang, buktikan dengan setiakan mata abang pada yang satu ini.
Bila suatu hari nanti saya dah tak lagi terlihat cantik di mata abang, mohon ada sedikit ruang dalam mata hati abang untuk masih menghargai diri ini.
Pada saya sebagai seorang isteri, hanya suami sahajalah yang teristimewa di mata. Tiada lagi lelaki bang.”
Kalau perbuatan saya ni salah ampunkan saya bang, saya sayangkan abang dunia akhirat.."
Yang baik itu dari Allah jua..barakallah.
semoga bermanfaat..insyaaAllah.

NASIHAT RASULULLAH SAW BUAT SITI AISYAH




Wahai Aisyah ketahuilah;
(a) Bahwa wanita yang mengingkari kebajikan (kebaikan) yang diberikan oleh suaminya maka amalannya akan digugurkan oleh Allah

(b) Bahwa wanita yang menyakiti hati suaminya dengan lidahnya, maka pada hari kiamat, Allah menjadikan lidahnya tujuh puluh hasta dan dibelitkan di tengkuknya.

(c) Bahwa isteri yang memandang jahat (menuduh atau menaruh sangkaan buruk terhadap suaminya), Allah akan menghapuskan muka dan tubuhnya Pada hari kiamat.

(d) Bahwa isteri yang tidak memenuhi kemahuan suaminya di tempat tidur atau menyusahkan urusan ini atau mengkhiananti suaminya, akan dibangkitkan Allah pada hari kiamat dengan muka yang hitam, matanya kelabu, ubun-ubunnya terikat kepada dua kakinya di dalam neraka.

(e) Bahwa wanita yang mengerjakan sholat dan berdoa untuk dirinya tetapi tidak untuk suaminya, akan dipukul mukanya dengan sholatnya.

(f ) Bahwa wanita yang dikenakan musibah ke atasnya lalu dia menampar-nampar mukanya atau merobek-robek pakaiannya, dia akan dimasukkan ke dalam neraka bersama dengan Isteri nabi Nuh dan isteri nabi Luth dan tiada harapan mendapat kebajikan syafaat dari siapa pun.

(g) Bahwa wanita yang berzina akan dicambuk dihadapan semua makhluk di hadapan neraka pada hari kiamat, tiap-tiap perbuatan zina dengan lapan puluh kali cambuk dari api.

(h) Bahwa isteri yang mengandung ( hamil ) baginya pahala seperti berpuasa pada siang harinya dan mengerjakan qiamullail pada malamnya serta pahala berjuang fi sabilillah.

(i) Bahwa isteri yang bersalin ( melahirkan ), bagi tiap-tiap kesakitan yang dideritainya diberi pahala memerdekakan seorang budak. Demikian juga pahalanya setiap kali menyusukan anaknya.

(j) Bahwa wanita apabila bersuami dan bersabar dari menyakiti suaminya, maka diumpamakan dengan titik-titik darah dalam perjuangan fisabilillah.

Semoga (isteri-isteri) kita dapat mengambil nasihat Nabi pada Aisyah ini di dalam kehidupan mereka. Namun kita sebagai suami hendaklah selalu mendoakan agar (isteri-isteri) kita bersifat seperti isteri-isteri Nabi saw serta kita hendaklah juga selalu memaafkan kesalahan dan kesilapan mereka. Pernah seorang lelaki mendatangi Umar r.a untuk mengambil pandangan berkaitan masaalah isterinya yang banyak bersongeh dan berleter. Setelah sampai didapati isteri Umur r.a pun seperti isterinya suka bersongeh dan berleter. Lalu ia pun meninggalkan Umar r.a. Setelah berjalan beberapa langkah Umar r.a menyedari lalu memanggil lelaki itu datang semula menghampirinya.

Setelah diterangkan maksud kedatangannya lalu Umar r.a pun berkata,: "Siapa mereka, mereka adalah isteri kita. Mereka mendidik dan memelihara anak-anak kita. Merekalah yang menjaga harta benda kita. Mereka memasak makanan serta membasuh pakaian kita. Dan yang lebih penting mereka memelihara kita dari terjebak dengan zina. Sedikit kesilapan dan kesalahan mereka maafkanlah". Lalu lelaki itu pun pulang dengan perasaan puas dengan nasihat Umar r.a.

Yang Baik Itu dari Allah jua...

Jika terkurang bersamalah kita perbetulkan...insyaaAllah.

Salam Ukhuwah

ASSALAMMUALAIKUM



Salam silaturrahim........Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya dari sedekah dan silaturrahim itu Allah s.w.t. akan menambah dengan keduanya itu lanjut umur dan menolak dengan keduanya kematian yang tidak baik dan dihindarkan dengan keduanya semua yang tidak disukai dan dikhuatirkan" (riwayat Abu Ya'la dari Anas r.a.)


" Aku Tetap Aku "

Hanya ALLAH jua yang bisa memberikan Taufik dan HidayahNya
kepada sesiapa pun yang Dia inginkan.

SYUKUR ALHAMDULILLAH.



Untuk berjaya Dunia dan Akhirat hanyalah dengan cara hidup Rasulullah SAW dan yakinlah bahawasanya;
" ALLAH BERKUASA MAKHLUK LANGSUNG TIADA KUASA "

Neraka Wail Bagi Orang Yang Solat

ASSALAMMUALAIKUM...

Firman Allah s.w.t : “ Orang-orang yang sembahyang diancam dengan neraka Wail, iaitu yang melupakan tujuan sembahyangnya.. Mereka yang sembahyang semata-mata hanya kerana manusia dan enggan membantu orang lain, yakni dengan sembahyang tidak mampu mengubah sifat-sifat buruknya.” (Surah Al-Ma’un : 4)





Keterangan:
Sebenarnya sembahyang yang benar adalah sembahyang yang menunjukkan keperluan kepada Allah dan menunjukkan ketundukan hati. Sesungguhnya diperintahkan sembahyang itu semata-mata untuk kepentingan kita sendiri. Allah tidak merasa diuntungkan atau dirugikan jika kita mengerjakan sembahyang atau tidak.
Namun, Orang yang nampaknya sembahyang boleh juga dianggap tidak sembahyang. Bahkan sembahyangnya ditolak dan dia diancam masuk neraka. Itulah sembahyang orang-orang munafik dan inilah yang dimaksudkan dengan firman Allah tersebut..
Jesteru.. adalah sangat penting bagi kita untuk mengetahui solat/sembahyang yang tidak dikira sebagai amalan pertama kita yang akan dihisab di akhirat kelak..


SEMBAHYANG YANG TIDAK DIKIRA SEMBAHYANG


SEMBAHYANG YANG KURANG SYARAT DAN ADABNYA
Seseorang yang hendak bertemu dengan raja atau ketua negara pasti memperhatikan adab kesopanan yang mesti dipatuhi. Begitu jugalah dengan hamba yang sangat kerdil pergi menghadap dan berdialog dengan Allah yang Maha Besar, hendaklah patuh terhadap syariat-Nya.

Jika menghadap raja sahaja pun sudah cemas dan gelisah, apatah lagi menghadap Allah. Semestinya seseorang hamba harus merasa lebih gelisah, takut dan penuh harapan apabila berjumpa dengan Allah melalui sembahyang.


MENJADIKAN SEMBAHYANG KEGIATAN BIASA
Jika kita memandang bahawa sembahyang adalah sesuatu yang biasa, maka kita tidak akan mendapat manfaat sedikit pun dari sembahyang itu. Sembahyang yang baik dan benar ialah yang dikerjakan dengan hati yang ikhlas.

ORANG YANG MENCURI DALAM SEMBAHYANG
Rasulullah s.a.w bersabda :
“Seburuk-buruk pencuri adalah orang yang mencuri sembahyangnya (tidak menyempurnakan rukun sembahyangnya)”
Sembahyang yang tidak sempurana ialah apabila rukuk tidak sempurna kerana tulang belakangnya tidak lurus. Ketika berdiri, dia memalingkan kepala, melirik ke pelbagai arah, bahkan membaca tulisan yang melekat di dinding masjid. Semua itu dianggap pencuri paling jahat.

JASAD SEMBAHYANG FIKIRAN MENERAWANG DAN LALAI
Firman Allah s.w.t : “ Sembahlah Aku dan dirikanlah sembahyang untuk mengingat-Ku!” (Surah Toha: 14)

Bagaimana mungkin seseorang itu dikatakan sembahyang jika fikirannya mengingat selain Allah. Dan orang yang lalai dalam sembahyang itu dianggap celaka.Firman Allah : “..dan janganlah engkau termasuk orang-orang yang lalai” ( Surah Al-A’raf : 205)

Kerana itu dalam sembahyang hendaklah kita memahami makna bacaan yang dihafalkan. Kerana makna bacaan yang terkandung memiliki maksud suatu “komunikasi” dengan Allah.
Allah swt berfirman : “..sampai kamu mengerti apa yang kamu ucapkan”

ILTIZAM SEMBAHYANG TETAPI SUKA MENGUMPAT

Jika orang iltizam mengerjakan sembahyang tetapi masih terus mempunyai kebiasaan berburuk sangka dan mengumpat (walaupun orang yang diperkatakan itu benar-benar bersalah atau berbuat dosa atau memang keadaannya buruk) maka apa yang dikerjakannya itu tidak bermanfaat bagi pembentukan akhlaknya.

SEMBAHYANG KERANA MENGHARAPKAN PUJIAN
Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman : “Maka celakalah orang yang sembahyang, iaitu orang-orang yang lalai dari sembahyangnya; orang-orang yang riya’.” (Surah Al-Ma’un 4-6)

Sungguh orang yang riya’ itu mempermainkan Allah. Ketika dia bermaksud beribadah kepada Allah, dia juga bermaksud pula untuk mencari pujian dari manusia.

SEMBAHYANG ORANG YANG MEMBIARKAN ANAK YATIM
Firman Allah s.w.t: “Sungguh orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke adalam api yang menyala-nyala (neraka).” (Surah An-Nisa’)

Diceritakan pula bahawa nanti di akhirat ada seseorang yang diserahkan kepada orang yang lain. Orang-orang yang diserahi itu kemudian mencabuti janggut-janggut mereka. Sedangkan yang lain datang dengan membawa batu besar dari neraka dan memasukkan ke dalam mulut mereka. Lalu, batu besar itu keluar dari duburnya. Sungguh mereka itu adalah orang yang ketika di dunia berbuat zalim terhadap anak yatim.

SEMBAHYANG ORANG YANG BAKHIL DAN ENGGAN MENGELUARKAN ZAKAT

Firman Allah s.w.t: “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang mengherdikanak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka celakalah orang-orang yang sembahyang, iaitu orang-orang yang lalai dari sembahyangnya, dan enggan (menolong dengan) barang berguna.” (Surah Al-Ma’un: 1-7)

Zakat dan sembahyang mempunyai kaitan yang sangat erat. Zakat dan sembahyang merupakan suatu tanda keimanan seseorang yang di dalamnya tersimpan ketaatan kepada Allah.

RAJIN SEMBAHYANG TETAPI TERUS MINUM ARAK
Al-Faqih memberi nasihat : Hendaklah berhati-hati jangan sampai dirimu minum arak, kerana ia mengandungi 10 macam bencana iaitu :
Pertama, menempatkan diri pada tempat yang gila serta menjadi bahan ejekan dan rendah di kalangan manusia beradab.
Kedua, bencana kemiskinan dalam kehidupan dan rosaknya akal fikiran serta tidak boleh berfikir waras.
Ketiga, bencana permusuhan dan perselisihan di antara keluarga dan kawan-kawan.
Keempat, terhalang untuk mengingat Allah dan mengerjakan smbahyang.
Kelima, bencana zina (dengan orang lain atau bekas isterinya).
Keenam, menjadi perintis atau pembuka kejahatan.
Ketujuh, menganggu malaikat Hafazhah (malaikat pembawa amal) kerana memaksanya ke tempat fasiq yang busuk baunya.
Kelapan, bencana hukum dera 80 kali pukulan dan disaksikan oleh orang-orang Islam (di negara Islam).
Kesembilan, amal kebaikannya dan doanya ditolak selama 40 hari (untuk minum sekali)
Kesepuluh, kemungkinan akan mengalami bencana yang luar biasa iaitu mati dalam keadaan tidak beriman.

SEMBAHYANG ORANG YANG SUKA BERBOHONG
Berbohong adalah perbuatan yang masuk peringkat dosa besar. Tetapi kita sering bermain-main dengan kebohongan itu. Selama ini ramai orang mengerjakan tetapi menganggap kebohongan adalah sesuatu yang tidak bererti dosanya. Sekecil apa pun kebohongan, tetap dianggap dosa besar. Di belakang kebohongan itu akan muncul dosa-dosa besar yang dapat menghancurkan ibadah sembahyang.

RAJIN SEMBAHYANG TETAPI SUKA BERBOMOH
Bomoh (kahin) adalah orang yang mendakwa dirinya sebagai mengetahui perkara-perkara yang ghaib atau hal=hal yang tersembunyi.

Tukang ramal (‘aaraf) adalah orang yang mendakwa megetahui perkara-perkara ghaib menerusi cara meramal atau cara menghubung-hubungkan sesuatu.

Sabda Nabi s.a.w : “Sesiapa yang datang kepada bomoh kemudian bertanya sesuatu dan dia mempercayainya maka tidak diterima sembahyangnya selama 40 hari”

SEMBAHYANG ORANG YANG SUKA MENIMBUN HARTA
Firman Allah :
“Dan orang-orang yang menyimpan emas perak (harta benda), mereka tidak mendermakannya ke jalan Allah,maka ancamlah mereka dengan seksa yang pedih. Pada hari emas perak (harta benda) di bakar dalam neraka Jahannam, dan di dahi mereka pun dibakar, bersama lambung dan tulang belakang mereka. Dikatakan kepada mereka : “Inilah harta kekayaan yang engkau simpan untuk peribadimu, maka rasakanlah akibat harta simpananmu itu.” (Surah At-Taubah :34-35)

ORANG YANG MENGABAIKAN SEDEKAH
Abu Zhar Al-Giffari berkata : Sembahyang adalah tiang agama,jihad puncak amal, dan sedekah adalah suatu keistimewaan yang ajaib (diulang sampai tiga kali).

AKIBATNYA.....

SEKSA KETIKA DI DUNIA
Usaha dan rezekinya tidak berkat, nur solehin lenyap dari-Nya, dan dibenci oleh setiap orang mukmin.

SEKSA KETIKA SAKARATUL MAUT
Dicabut rohnya dalam keadaan haus, sekalipun minum seluruh air sungai,keluarnya nyawa dirasa sangat pedih,dan dikhuatirkan akan mati tidak membawa iman iaitu mati su’ul khatimah.

SEKSA DI DALAM KUBUR
Sukar menjawab pertanyaan Mungkar dan Nakir, terasa sangat gelap di alam kubur, seluruh anggota tubuhnya dihimpit oleh kubur sehingga hancur luluh.

SEKSA KELAK DI AKHIRAT
Terasa sangat berat perhitungan amalnya, dimurkai Allah, diseksa oleh Allah dengan api neraka.

MARILAH sama-sama muhasabah diri.. serta fikiran… buku catatan amalan kita ni takut-takut, bila dibuka diakhirat, kosong semata-mata… nauzubillah…berdoalah Semoga amalan ibadah kita diterima olehNYA..insyaALLAH..

Wallahu'alam

ALLAH KUASA MAKHLUK TAK KUASA

Doa Untuk Mendapat Anak Soleh atau Solehah



1. Doa Nabi Ibrahim a.s (Surah Shaffat: Ayat 100)
.


Wahai Tuhanku! Kurniakanlah kepadaku anak yang terhitung dari orang-orang yang soleh!

2. Doa Nabi Zakaria a.s Surah Ali Imran: Ayat 38)



Ketika itu Nabi Zakariya berdo’a kepada TuhanNya, katanya: “Wahai Tuhanku Kurnialah kepadaku dari sisiMu keturunan yang baik; sesungguhnya Engkau sentiasa Mendengar (menerima) do’a permohonan.”

3. Doa Anak Tetap Mengerjakan Sembahyang: (Surah Ibrahim: Ayat 40-41)


Wahai Tuhanku! Jadikanlah daku orang yang mendirikan sembahyang dan demikianlah juga zuriat keturunanku. Wahai Tuhan kami, perkenankanlah doa permohonanku. Wahai Tuhan kami! Berilah ampun bagiku dan bagi kedua ibu bapaku serta bagi orang-orang yang beriman, pada masa berlakunya hitungan amal dan pembalasan.


4. Doa Mohon Anak Taat Kepada Allah, Surah Al-Baqarah (ayat 128).

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَآ أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَآ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيم

Wahai Tuhan kami! Jadikanlah kami berdua: Orang-orang Islam (yang berserah diri) kepadaMu dan jadikanlah daripada keturunan kami: Umat Islam (yang berserah diri) kepadamu dan tunjukkanlah kepada kami syariat dan cara-cara ibadat kami dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkaulah Maha Penerima taubat, lagi Maha Mengasihani

5. Doa diberi zuriat menyejukkan mata memandang, Surah Al-Furqan (ayat 74).


Dan juga mereka (yang diredhai Allah itu ialah orang-orang) yang berdoa dengan berkata: “Wahai Tuhan kami, berilah kami beroleh dari isteri-isteri dan zuriat keturunan kami: perkara-perkara yang menyukakan hati melihatnya, dan jadikanlah kami imam ikutan bagi orang-orang yang (mahu) bertaqwa. Al Furqan 25 ayat 74

6. Doa anak pandai belajar, surah Al-Anbiya (ayat 79).


Maka Kami beri Nabi Sulaiman memahami hukum yang lebih tepat bagi masalah itu; dan masing-masing (dari mereka berdua) Kami berikan hikmat kebijaksanaan dan ilmu (yang banyak); dan Kami mudahkan gunung-ganang dan unggas memuji Kami bersama-sama dengan Nabi Daud; dan adalah Kami berkuasa melakukan semuanya itu. Al anbiya 21 : 79

7. Doa anak lembut hati, surah Al-Hasyar (ayat 22-24).


Dia lah Allah, yang tidak ada Tuhan melainkan Dia; Yang Mengetahui perkara yang ghaib dan yang nyata; Dia lah Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. ayat 22



Dia lah Allah, yang tidak ada Tuhan melainkan Dia; Yang Menguasai (sekalian alam); Yang Maha Suci; Yang Maha Selamat Sejahtera (dari segala kekurangan); Yang Maha Melimpahkan Keamanan; Yang Maha Pengawal serta Pengawas; Yang Maha Kuasa; Yang Maha Kuat (menundukkan segala-galanya); Yang Melengkapi segala KebesaranNya. Maha Suci Allah dari segala yang mereka sekutukan denganNya.



Dia lah Allah, Yang Menciptakan sekalian makhluk; Yang Mengadakan (dari tiada kepada ada); Yang Membentuk rupa (makhluk-makhlukNya menurut yang dikehendakiNya); bagiNyalah nama-nama yang sebaik-baiknya dan semulia-mulianya; bertasbih kepadaNya segala yang ada di langit dan di bumi; dan Dia lah Yang tiada bandingNya, lagi Maha Bijaksana. ayat 24



8. Doa anak rajin sekolah, surah Taha (ayat 1-5).


Taha



Kami tidak menurunkan Al-Quran kepadamu (wahai Muhammad) supaya engkau menanggung kesusahan



Hanya untuk menjadi peringatan bagi orang-orang yang takut melanggar perintah Allah.



(Al-Quran) diturunkan dari (Tuhan) yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi.


Semoga bermanfaat...Insyaallah

*ALLAH KUASA MAKHLUK TAK KUASA

MUEEZA...Kucing Nabi SAW



Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, dikala nabi hendak mengambil jubahnya, di temuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya. Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar azan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan. Kepada para sahabatnya, nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Hukuman bagi mereka yang menyakiti haiwan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhori, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.

Tidak hanya nabi, isteri nabi sendiri, Aisyah binti Abu Bakar Ash Shiddiq pun amat menyukai kucing, dan merasa amat kehilangan dikala ditinggal pergi oleh si kucing. Seorang sahabat yang juga ahli hadist, Abdurrahman bin Sakhr Al Azdi diberi julukan Abu Hurairah (bapak para kucing jantan), karena kegemarannya dalam merawat dan memelihara berbagai kucing jantan dirumahnya.

Wallahu'alam

*ALLAH KUASA MAKHLUK TIADA KUASA

Sahabat yang dicari

Assalammualaikum...

Memiliki sahabat yang sejati merupakan satu anugerah yang tidak ternilai sekali harganya kerana sahabat boleh mewarnai dan mempengaruhi kehidupan kita, baik disudut kebendaan, kecenderungan mahupun tingkah laku.


Oleh sebab itu ,kita wajar dan harus berhati hati untuk menjadikan seseorang itu sebagai kawan kita,teman ataupun jua sahabat kita. seorang sahabat semestinya memiliki sifat sifat yang terpuji untuk kita ikuti dan contohi. sahabat boleh membahagiakan kita untuk menempuh kehidupan dunia ini dan juga membantu kita diakhirat kelak....wallahhu'alam

Sabda Rasulullah saw yang bermaksud “Seseorang itu adalah mengikut agama temannya, oleh itu hendaklah seseorang itu meneliti siapa yang menjadi temannya.”
(Hadis riwayat Abu Daud).

Dalam riwayat lain nabi saw bersabda “Seorang Muslim adalah saudara muslim lainnya, ia tidak menzaliminya, merendahkannya, menyerahkan (kepada musuh) dan tidak menghinakannya.”
(Hadis riwayat Muslim)

Ciri sahabat yang baik ;
1.memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik yang membawa maksud seorang yang disenangi,mempunyai akal yang baik,berbudi pekerti dan mematuhi perintah Allah contohnya menjaga solat, rajin memberi nasihat dan sebagainya. Sering juga mengajak kita melakukan kebaikan untuk diri dan masyarakat berbicara dengan penuh kelembutan dan kesopanan.

2. menutup keburukan dan kekurangan sahabatnya semasa kita ada ataupun tiada, tidak menceritakan keaiban orang lain kepada sahabatnya dan jika dia melihat sesuatu yang tidak baik tentang diri kita, dia akan menjaga aib tersebut. Ini sesuai sebagaimana sabda Baginda SAW yang bermaksud;
"sesiapa menutup keburukan saudaranya (aib)maka Allah akan menutup keburukannya diakhirat "
(riwayat ibnu majah)

Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan dari sangkaan (supaya kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang) kerana sesungguhnya sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa; dan janganlah kamu mengintip atau mencari-cari kesalahan dan keaiban orang; dan janganlah setengah kamu mengumpat setengahnya yang lain. Adakah seseorang dari kamu suka memakan daging saudaranya yang telah mati? (Jika demikian keadaan mengumpat) maka sudah tentu kamu jijik kepadanya. (Oleh itu, patuhilah larangan-larangan yang tersebut) dan bertaqwalah kamu kepada Allah; sesungguhnya Allah Penerima taubat, lagi Maha mengasihani.
(al hujurat ; 12)

3.memperbesarkan kebaikan yang dilakukan oleh sahabatnya yang memberi maksud sahabat kita sering menanyakan tentang kesusahan yang kita hadapi kerana ingin berkongsi kesusahan ,kesedihan dan kesenangan bersama ,menjadi penghibur waktu kita bersedih dan pelindung jika memerlukan.sanggup mengorbankan masa,harta dan tenaga untuk memenuhi hajat sahabatnya

4.menyebut kebaikan yang memberi maksud jika dia mendapat sesuatu kebaikan daripada kita,dia akan menghargai dan menyebut nyebut kebaikan itu.tidak pula dia berkecil hati jika kita tidak mampu membantunya

5.mudah mengalah yang memberi maksud jika berlaku salah faham nescaya dia lebih senang mengalah untuk menjaga hubungan persahabatan.mengorbankan perasaan sendiri demi menjaga hati sahabatnya

6.mendorong kita mencapai kejayaan didunia dan juga diakhirat.saling menasihati sahabatnya berkenaan hal hal dunia dan akhirat.bersedia untuk menerima nasihat dan menasihati.

Dan sahabat yang perlu dijauhi...

1.mementingkan diri sendiri yang memberi maksud dia terlalu banyak meminta minta dan sedikit memberi.mementingkan diri sendiri dan kedekut dalam setiap perkara.keutamaannya ialah nafsu diri sendiri kerana tamak pada kemewahan dan harta dunia.

2.kaki pengampu yang memberi maksud setiap perkara yang kita lakukan dia akan bersetuju,tidak kira samaada perkara itu betul ataupun salah.apabila berhadapan ,dia akan memuji muji kita namun dibelakang kita,dia merendahkan rendahkan atau mengutuk kita dan mungkin mengkhianati kita.

3.pemboros dan suka hiburan yang membawa maksud apabila seronoknya datang,dia menjadi kawan yang setia.dia senang menjadi sahabat jika kita suka berfoya foya,berkeliaran dan melepak pada bila bila masa serta suka ketempat tempat hiburan dan meminati hiburan yang melalaikan.

4.membuat kan kita semakin jauh daripada allah yang memberi maksud mengajak supaya meninggalkan solat contohnya ataupun mengajak kita kearah maksiat dan sebagainya

5.suka berbantah bantah ,jenis orang yang suka bertikam lidah dan ia merasakan satu kemenangan dalam berhujah dan langsung tidak mahu mengalah untuk menerima pandangan orang lain.

Maka oleh itu berhati hatilah pembaca pembaca sekalian dalam memilih sahabat kerana ia akan menjadi cermin keperibadian kita.berkawan lah dan bersahabat lah kerana allah untuk mencapai redanya . dalam hal ini rasulullah saw pernah bersabda “... Sebilangan manusia yang dinaungi Allah di bawah naungan-Nya pada hari kiamat iaitu hari yang tidak ada sebarang naungan padanya selain naungan Allah; di antaranya ialah dua orang yang berkasih sayang kerana Allah yang kedua-duanya berkumpul dan berpisah untuk mendapat keredaan Allah... ”
(Riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah)

dan Rasulullah SAW bersabda maksudnya;
Demi yang diriku dalam genggaman-Nya, tidaklah seorang hamba itu disebutkan beriman sehingga dia mencintai bagi saudaranya apa yang dia cintai bagi dirinya sendiri."
(Diriwayatkan AL-bukhary dan Muslim)

Wallahhu'alam..

* photo ini hanyalah hiasan semata, janganlah disalah tafsir...insyaallah




Allah Kuasa Makhluk Tiada Kuasa

Neraka menurut Islam






Neraka adalah tempat penyiksaan bagi mahluk Allah yang membangkang. Mereka adalah orang-orang yang membangkang terhadap syariat Allah dan mengingkari Rasulullah saw. Kata neraka sering disebutkan dalam kitab suci Al-Qur’an dan jumlahnya sangat banyak sekali. Dalam bahasa Arab disebut naarالنار (ar)* (an-nār). Siapapun orang yang dimasukkan ke dalam neraka, dia tidak akan keluar darinya. Pintu neraka berdiri kokoh dan tertutup rapat. Itulah penjara bagi orang-orang yang menganggap remeh berita tentang pengadilan akhirat.

Ada juga orang-orang yang terakhir kali masuk surga, setelah mereka di siksa sesuai dengan dosa-dosanya yang telah mereka perbuat.

Didalam Al-Qur’an disebutkan bahan bakar neraka adalah dari manusia dan batu (ada yang mengartikan berhala). Pintu gerbang Neraka di pimpin oleh Malaikat Malik, yang memiliki 19 malaikat penyiksa didalam Neraka, salah satunya yang disebut namanya dalam Al-Qur’an adalah Zabaniah.

Walaupun neraka sering digambarkan sebagai tempat penyiksaan yang teramat panas, tetapi ada hawa neraka menjadi teramat sangat dingin. Disebutkan di dalam Al-Qur’an:
“ Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin. (Sad [38]:57) ”


Siksaan di dalam neraka yang paling ringan diberikan sandal api yang bisa membuat otak mereka mendidih. “Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksaannya ialah orang yang diberi sepasang sandal yang talinya terbuat dari api neraka, lalu mendidihlah otaknya karena panasnya yang laksana air panas mendidih di dalam periuk. Dia mengira tiada seorangpun yang menerima siksaan lebih dahsyat dari itu, padahal dialah orang yang mendapat siksaan paling ringan.” (HR. Bukhari-Muslim)
Nama-nama pintu neraka

Neraka tempat penyiksaan itu kemudian banyak disebut orang dengan namaJahannam. Jahannam itu memiliki 7 pintu, setiap pintu (tingkat), telah ditetapkan untuk golongan tertentu dari para makhluk-Nya. Pintu (tingkat) neraka yang disebutkan didalam Al Qur’an adalah:   

Hawiyah
Neraka yang diperuntukkan atas orang-orang yang ringan timbangan amalnya, yaitu mereka yang selama hidup didunia mengerjakan kebaikan bercampur dengan keburukan. Orang muslim laki dan perempuan yang tidak tanduknya tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, seperti para wanita muslim yang tidak menggunakan jilbab, bagi para lelaki muslim yang sering memakai sutra dan emas, mencari rejeki dengan cara tidak halal, memakan riba dan sebagainya, Hawiyah adalah sebagai tempat tinggalnya. Surah Al-Qari’ah. 

Jahiim
Neraka sebagai tempat penyiksaan orang-orang musyrik atau orang yang menyekutukan Allah. Mereka akan disiksa oleh para sesembahan mereka. Dalam ajaran Islam syirik adalah sebagai salah satu dosa paling besar menurut Allah, karena syirik berarti menganggap bahwa ada makhluk yang lebih hebat dan berkuasa sehebat Allah dan bisa pula menganggap bahwa ada Tuhan selain Allah.Surah Asy-Syu’ara’dan Surah As-Saffat.

Saqar
Neraka untuk orang munafik, yaitu orang yang mendustakan perintah Allah dan rasul. Mereka mengetahui bahwa Allah sudah menentukan hukum Islam melalui lisan Muhammad, tetapi mereka meremehkan syariat Islam. Surah Al-Muddassir.

Lazhaa
Neraka yang disediakan untuk orang yang suka mengumpulkan harta, serakah dan menghina orang miskin. Bagi mereka yang tidak mau bersedekah, membayar zakat, atau bahkan memasang muka masam apabila ada orang miskin datang meminta bantuan. Surah Al-Ma’arij.

Huthamah
Neraka yang disediakan untuk orang yang gemar mengumpulkan harta berupa emas, perak atau platina, mereka yang serakah tidak mau mengeluarkan zakat harta dan menghina orang miskin. Di neraka ini harta yang mereka kumpulkan akan dibawa dan dibakar untuk diminumkan sebagai siksaan kepada manusia pengumpul harta. Surah Al-Humazah.

Sa’iir
Neraka yang diisi oleh orang-orang kafir dan orang yang memakan harta anak yatim. Surah Al-Ahzab, Surah An-Nisa’, Surah Al-Fath dan Surah Luqman.

Wail
Neraka yang disediakan untuk para pengusaha atau pedagang yang licik, dengan cara mengurangi berat timbangan, mencalokan barang dagangan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat. Barang dagangan mereka akan dibakar dan dimasukkan kedalam perut mereka sebagai azab dosa-dosa mereka.Surah Al-Tatfif dan Surah At-Tur.

Neraka dipegang (ditahan) oleh tujuh puluh ribu tali, dan setiap talinya di pegang oleh tujuh puluh ribu malaikat.
Penghuni neraka terbanyak

Disebutkan didalam salah satu hadist, bahwa penghuni neraka yang terbanyak adalah dari kalangan perempuan.
“ …orang-orang ahli neraka telah diperintahkan masuk neraka maka ketika saya berdiri di dekat pintu neraka tiba-tiba kudapatkan kebanyakan yang masuk ke dalamnya adalah orang-orang perempuan. ”

Jenis hukuman dan siksaan di neraka

Di akhirat para penghuni neraka akan menjalani hukuman berupa siksa yang sangat pedih. Siksaan yang mereka derita dalam neraka itu bermacam-macam sekali, sebagaimana yang difirmankan Allah seperti berikut:
“Dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka.” (At-Taubah [9]:35)
“Ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, supaya mereka diseret, kedalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api.”(Al-Mu’min[40]:71-72)
“Peganglah dia kemudian seretlah dia ketengah-tengah neraka. Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya seksaan (dari) air yang amat panas. Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia.” (Ad-Dukhan [44]:47-49)
“Peganglah dia lalu belenggulah tangannya kelehernya. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.” (Al-Haqqah[69]:30-32)
“Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian dari api neraka, disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala-kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada di dalam perut mereka dan juga kulit-kulit mereka. Dan cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, maka mereka dikembalikan kedalamnya, (serta dikatakan kepada mereka): “Rasailah azab yang membakar ini.” (Al-Hajj [22]:19-22)

Ingatlah tatkala jahannam ditarik dengan 70.000 tali kekang dan setiap tali ditarik oleh 70.000 malaikat, saat itu orang-orang kafir dalam kehinaan, mereka berharap seandainya dapat menebus semua itu dengan emas sebesar dunia. Sungguh besar kehinaan dan kecelakaan para penghuninya. Sungai neraka adalah darah dan nanah busuk yang menggelegak, minumannya adalah air yang mendidih, naungannya adalah awan hitam yang panas, anginnya adalah samum yang membawa hawa panas, makanannya adalah zaqqum yang jika setetesnya jatuh ke bumi, niscaya hancurlah dunia dan seisinya, bahan bakarnya adalah manusia dan batu api, panasnya membakar kulit hingga ke ulu hati, pakaiannya adalah baju ter yang membakar, kedalamannya sejauh batu yang diluncurkan selama 70 tahun. Suara neraka akan meraung geram kepada penghuninya. Mereka akan dibelenggu dengan rantai besi membara dan dipukul dengan palu godam, yang jika mengenai sebuah gunung niscaya gunung tesebut akan menjadi abu, wajah-wajah mereka diseret di atas bara api sedang tangan mereka terikat. Duhai . kecelakaan apalagi yang pedih besar dari itu semua. Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari siksa Jahannam . Amiin.

PEMANDANGAN LAIN DI NERAKA


Di Jahannam terdapat sebuah gunung api Shu’uda yang Allah memerintahkan orang kafir (Al-Walid bin Mughirah) untuk mendakinya. (Lihat QS. Al-Muddatstsir: 17). Menurut riwayat Imam Ahmad, setiap kali dia meletakkan tangannya di atas gunung tersebut, maka tangannya langsung meleleh. Dan ketika diangkat kembali seperti semula. Dia akan menghabiskan waktu selama 70 tahun untuk mendakinya, dan menuruninya selama 70 tahun juga.
Di Jahannam juga terdapat lembah Al-Ghayy, yaitu lembah di dasar Jahannam yang dialiri nanah bercampur darah dari para penghuni neraka. Lembah ini disediakan Allah kepada mereka yang meremehkan shalat dan mengikuti syahwatnya. (Lihat QS. Maryam: 59).
Juga lembah Atsam yang berisi ular dan kalajengking, adzab di dalamnya berlipat-lipat. Lembah ini diperuntukkan bagi mereka yang berbuat syirik, berzina dan membunuh jiwa tanpa hak. (Lihat QS. Al-Furqan: 68).
Ada juga lembah Maubiqa yang berisi nanah di dalam neraka Jahannam. Allah menyiapkannya untuk para penyembah berhala. (Lihat QS. Al-Kahfi: 51-52).
Ada juga sebuah rumah bernama Al-Falaq, Ibnu Rajab mengatakan jika pintunya dibuka, maka seluruh penduduk neraka akan menjerit karena tidak mampu menahan panasnya. Wallahu a’lam.
Di Jahannam juga terdapat penjara Bulas dimana orang-orang yang menyombongkan diri akan digiring seperti semut-semut kecil berbentuk manusia, mereka diselimuti dengan kobaran api dan terbenam dalam keringat dan nanah yang bercampur darah penduduk neraka. (HR. Ahmad, hasan).
Belenggu Jahannam. Di dalam Jahannam ada tiga belenggu; Al-Aghlal, yaitu belenggu dari besi membara yang dipasang dileher penduduk neraka. (QS. Saba: 33), Al-Ashfad, yaitu tali api yang sangat kuat sehingga membuat seseorang tak berdaya. (QS. Ibrahim: 49) dan As-Salasil, yaitu rantai besi yang panjangnya 70 hasta. (QS. Al-Haqqah: 32).
Cambuk Jahannam. Allah berfirman: “Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.” (QS. Al-Hajj: 21).

MAKANAN DAN MINUMAN DI NERAKA


Pohon Zaqqum, mayangnya seperti kepala syetan, tumbuh di bawah dasar neraka Jahim, setiap yang memakannya, maka ususnya akan terburai. (QS. Ash-Shaffat: 62-68).
Pohon Dhari, yaitu pohon duri yang sangat keras, tidak dapat menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar, karena ia menyumbat tenggorokan, tidak keluar dan tidak juga masuk ke dalam perut, demikian menurut Ibnu Abbas. (QS. Al-Ghasiyah: 6).
Ghislin, yaitu nanah bercampur darah yang keluar dari tubuh penduduk neraka. (QS. Al-Haqqah: 35-37).
Al-Hamim, yaitu air yang sangat panas yang akan disuguhkan dengan besi panas yang ujungnya dibengkokkan. (QS. An-Naba’: 24-25).
Al-Ghassaq, air yang sangat dingin. Menurut Ibnu Umar ia adalah nanah kental yang jika setetesnya ditumpahkan di barat bumi, niscaya penduduk timur akan mencium baunya yang sangat busuk.
Ash-Shadid, (QS. Ibrahim: 16), yaitu air nanah bercampur darah. Ibnu Rajab berkata, air shadid akan membuat wajah mereka hangus, sekaligus membuat seluruh kulit kepala dan rambutnya mengelupas.

KONDISI PENGHUNI NERAKA


Wajah mereka cacat dan terbakar. (QS. Al-Mukminun: 104).
Setiap kulit mereka matang karena terbakar, maka Allah akan mengganti kulit yang baru, begitulah seterusnya. (QS. An-Nisa’: 56).
Wajah yang hangus menghitam, karena kepala mereka akan disematkan mahkota api.
Penduduk neraka akan mengeluarkan bau yang sangat busuk dari tubuh mereka.

LUAS NERAKA
Untuk mengetahui luas dan besarnya jahannam, dapat dibayangkan seandainya jahannam itu memiliki 70.000 tali kekang dan setiap tali kekang dipegang oleh 70.000 malaikat (Shahihul Jami’ 7.878). Juga dengan mengetahui besarnya tubuh para penghuninya, yang gerahamnya sebesar gunug Uhud, jarak antara kedua pundaknya sama dengan perjalanan 3 hari, tempat duduknya sejauh Makkah dan Madinah, bahkan seandainya seorang penduduk neraka menangis, maka air matanya yang menetes dapat menjadikan sebuah perahu berlayar di atasnya.

BERBAGAI BENTUK SIKSAAN BAGI PENDUDUK NERAKA
Seringan-ringan siksa adalah seseorang yang memakai terompah dari bara api, sehingga menyebabkan otaknya mendidih. (HR. Bukhari dan Muslim).
Kepala mereka akan disiram dengan air panas sehingga melelehkan otak mereka, begitu pula isi perut dan kulit mereka. (QS. Al-Hajj: 19-21).
Wajah mereka akan diseret di atas bara api, juga dibolak-balik seperti daging bakar. (QS. Al-Ahzab: 66).
Wajahnya akan dihitamkan seperti tertutup kepingan malam yang gelap gulita. (QS. Yunus: 27).
Dikepung api dari segala penjuru. (QS. Al-Ankabut: 55 dan Az-Zumar: 16).
Api membakar hati penduduk neraka, sehingga dari hati mereka keluar api.
Isi perut manusia akan terburai (menimpa kepada Amru bin Luhay, orang yang pertama kali merubah ajaran tauhid nabi Ibrahim menjadi penyembahan terhadap berhala).
Terjun dari atas neraka, yaitu bagi mereka yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari tempat yang tinggi.
Tidak pernah mati selamanya. (QS. Ibrahim: 17).
Siksaannya tidak pernah berhenti. (QS. Al-Mukmin: 49-50).

Penduduk neraka
Dari Al-Qur’an dan Sunnah yang shahih disimpulkan bahwa penduduk neraka adalah orang yang musyrik, kafir, munafik, orang-orang sombong, orang-orang yang tidak mengingkari Thaghut (sesembahan yang disembah selain Allah) dan pemimpin zalim, para pezina dan homoseks, peminum khamer (minuman keras), pemakan riba (seperti bunga Bank), uang judi (seperti togel, siji, Asuransi dll) dan harta anak yatim tanpa alasan yang benar, pembunuh orang mukmin tanpa hak, pelaku bunuh diri, orang yang tidak mau berjihad dan tidak mau membantu kaum muslimin yang tertindas dan diperangi, orang yang meninggalkan shalat, zakat, dan shaum (puasa), para dayyuts (orang yang membiarkan perbuatan maksiat terjadi di hadapannya) dan orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya
Lihat Videonya :

Kesaksian Mengalami Kehidupan neraka

Ilustrasi Panas dan sengsaranya Neraka






13 Ciri Ahli Syurga



Assalammualaikum...saudaraku yang dirahmati Allah semua..

Apakah impianmu mahu menjadi ahli SYURGA....???

Ketahuilah sesungguhnya didalam kitab suci al-Quran terdapat beberapa ayat-ayat yang menjelaskan bahawa Allah SWT menyediakan syurga seluas langit dan bumi untuk hamba-hamba-Nya yang memenuhi beberapa ciri-ciri mulia yang telah dinyatakan sendiri oleh Allah SWT. Maka itu kita perlulah berdoa terhadap Allah SWT semoga dipilih oleh-Nya untuk memasuki salah satu dari syurga-syurgaNya...insyaallah

1. Untuk orang yang bertakwa.
Firman Allah SWT yang bermaksud: ‘Dan bersegeralah kamu semua menuju keampunan daripada Tuhanmu dan juga menuju syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, disediakan untuk orang-orang bertakwa’.

( Ali ‘Imran; 133).

2. Untuk orang yang mendapat keampunan Allah SWT dan yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya.
Firman Allah SWT maksudnya : "Berlumba-lumbalah kamu untuk mendapatkan ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasulnya."

( al-Hadid; 21)

3. Untuk orang-orang beriman dan beramal soleh.
Firman Allah SWT yang bermaksud: ‘Adapun orang-orang yang beriman dan beramal soleh, maka bagi mereka syurga-syurga sebagai tempat mereka kembali’. 

( al Sajdah; 19).

4. Untuk orang takut kepada Allah dan tidak mengikut hawa nafsu.
Firman Allah SWT yang bermaksud: "dan adapun orang yang takutkan kedudukan Tuhannya dan menahan kemahuan dirinya daripada mengikut hawa nafsu, maka sesungguhnya syurga adalah tempat kembali baginya" 

( al-Naazi'at; 40)

5. Untuk orang yang bertaubat dan beramal soleh.
Di dalam surah Ghafir, Allah SWT menceritakan tentang doa yang dipohon oleh malaikat kepada orang-orang yang beriman maksudnya : "Wahai Tuhan kami, Engkau meliputi semua perkara dengan rahmatMu dan ilmuMu. Maka ampunkanlah orang-orang yang bertaubat dan mengikut jalanMu dan jauhilah mereka daripada azab neraka. Wahai Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam syurga-syurga Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan kepada orang-orang yang soleh dari kalangan bapa-bapa mereka, isteri-isteri mereka dan zuriat mereka. Sesungguhnya Engkau Maha Berkuasa dan Maha Bijaksana"

 (Ghafir; 7-8)

6. Untuk orang mukmin yang mengikuti cara kehidupan sahabat-sahabat Rasulullah SAW iaitu Muhajirin dan Ansar.
Firman Allah SWT yang bermaksud: "Dan orang-orang yang terdahulu daripada kalangan Muhajirin dan Ansor dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah telah reda kepada mereka dan mereka juga telah reda kepada Allah. Dan Allah telah sediakan untuk mereka syurga-syurga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kejayaan yang besar"

 (al-Taubah; 100)

7. Orang yang menyeru kepada kebaikan dan mendapat keampunan daripada Allah SWT.
Firman Allah SWT yang bermaksud: "Mereka (orang-orang kafir) mengajak ke neraka, sedang Allah menyeru (manusia) ke syurga dan keampunan dengan izinNya". 

(al-Baqarah; 221)

8. Orang yang berjaya dipilih oleh Allah SWT untuk dijauhkan daripada neraka (menjauhkan diri daripada dosa-dosa besar dan kecil).
Firman Allah SWT yang bermaksud: "Barangsiapa dijauhkan daripada neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sesungguhnya dia telah berjaya".
(Ali Imran; 185)

9. Orang yang infak dan bersedekah hartanya di jalan Allah SWT dan berjihad di jalan-Nya.
Firman Allah SWT yang bermaksud: "Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan mereka syurga. Mereka berperang pada jalan Allah lalu mereka membunuh atau terbunuh. Itu telah menjadi janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janji selain daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar".

( at-Taubah; 111)

10. Orang yang berbahagia (diampunkan dosa-dosanya dan mendapat rahmat Allah SWT) di sisi Allah SWT.
Firman Allah SWT yang bermaksud: "Adapun orang yang berbahagia (di akhirat) maka tempatnya di dalam syurga".

( Hud; 108)

11. Orang yang berhikmah (berilmu) dan beramal soleh.
Nabi Ibrahim a.s berdoa kepada Allah SWT yang bermaksud: "Wahai Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang soleh. Dan jadikanlah aku bahan percakapan yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian. Dan jadikanlah aku di kalangan orang-orang yang mempusakai syurga yang penuh kenikmatan".

(asy-Syu'ara;83-85)

12. Orang yang sabar ketika berhadapan dengan orang yang zalim.
Di dalam surah al Tahrim, ayat 11 tendapat doa isteri Firaun yang solehah. Firman Allah SWT yang bermaksud: "Dan Allah menjadikan isteri Firaun sebagai perumpamaan bagi orang-orang yang beriman. Ketika ia berkata: 'Ya Tuhanku, binalah untukku sebuah rumah di sisiMu di dalam syurga. Dan selamatkanlah aku daripada Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim'.".

 ( at-Tahrim; 11)

13. Orang yang memiliki jiwa yang tenang (nafsu mutmainnah)
Firman Allah SWT yang bermaksud: "Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diredhaiNya, maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaKu dan masuklah ke dalam syurgaKu"

.( al-Fajr; 30)

Oleh itu marilah kita berusaha untuk memenuhi 13 ciri-ciri ahli syurga yang sebagaimana yang telah disebutkan di dalam al-Quran tersebut. Iaitu orang yang beriman, beramal soleh, bertaubat, berbahagia, bersedekah, berjihad, menyeru kepada kebaikan, berilmu, bersabar , tidak mengikuti hawa nafsu dan jiwa yang tenang (mutmainnah).

Insyaallah, didiklah hati dan jiwa kita untuk sentiasa beriman dan berhubung dengan Allah SWT. Pebanyakkan istiqomah dengan Islam dan yakin dengan janji-janji Allah SWT kerana sesungguhnya Dia tidak akan memungkiri janji-janji-Nya. Sesungguhnya sesiapa yang terpilih memasuki syurga Allah SWT dia adalah orang-orang yang amat beruntung....subhanallah

Sesungguhnya Yang Baik itu Dari Allah jua...

Maaf jika ada kekhilafan dariku....

* ALLAH KUASA MAKHLUK TIADA KUASA

7 Lapisan Nafsu Manusia

Assalammualaikum.....

Tahukah anda nafsu manusia terdapat 7 lapisan kesemuanya iaitu daripada buruk ke baik. Berikut adalah jenis-jenis nafsu tersebut.

1. AMARAH

Amarah adalah martabat nafsu yang paling rendah dan kotor di sisi Allah. Segala yang lahir darinya adalah tindakan kejahatan yang penuh dengan perlakuan mazmumah (kejahatan/keburukan). Pada tahap ini hati nurani tidak akan mampu untuk memancarkan sinarnya kerana hijab-hijab dosa yang melekat tebal, lapisan lampu makrifat benar-benar terkunci. Dan tidak ada usaha untuk mencari jalan menyucikannya. Kerana itulah hatinya terus kotor dan diselaputi oleh pelbagai penyakit.

2. NAFSU LAWWAMAH

Nafsu lawwamah ialah nafsu yang selalu mengkritik diri sendiri bila berlaku suatu kejahatan dosa atas dirinya. Ianya lebih baik sedikit dari nafsu amarah. Kerana ia tidak puas atas dirinya yang melakukan kejahatan lalu mencela dan mencerca dirinya sendiri. Bila buat silap dia lebih cepat sedar dan terus kritik dirinya sendiri. Perasaan ini sebenarnya timbul dari sudut hatinya sendiri bila buat dosa, secara automatik terbitlah semacam bisikan dilubuk hatinya. Inilah yang di katakan lawwamah. Bisikan hati seseorang akan melarang dirinya melakukan sesuatu yang keji timbul secara spontan bila terqosad sahaja dihatinya. Cepat rasa bersalah pada Allah Rasulullah atas keterlanjurannya. Ianya ibarat taufik dan hidayah Allah untuk memimpinnya kembali dari kesesatan dan kesalahan kepada kebenaran dan jalan yang lurus.

3. MULHAMAH

Nafsu ini lebih baik dari amarah dan lawwa-mah.Nafsu mulhamah ini ialah nafsu yang sudah menerima latihan beberapa proses kesucian dari sifat-sifat hati yang tercemar melalui latihan sufi/ tariqat/ amalan guru lainnya yang mempunyai sanad dari Rasulullah s.a.w.Kesucian hatinya telah menyebabkan segala lintasan kotor atau khuatir-khuatir syaitan telah dapat dibuang dan diganti dengan ilham dari malaikat atau Allah.







4. NAFSU MUTMAINAH

Inilah peringkat/ martabat nafsu yang pertama yang benar-benar direhai Allah seperti yang saudara kita nyatakan di atas. Yang layak masuk syurga Allah. Maknanya siapa sampai pada maqam ini bererti syurga tetap terjamin, InsyaAllah.

5. NAFSU RADHIAH

Maqam ini dinamakan radhiah kerana perasaan keredhaan pada segala ketentuan dan hukuman Allah. Pada maqam ini sudah tidak ada rasa takut dengan pada bala Allah dan tak tahu gembira dengan nikmatNya. Sama sahaja. Apa yang penting Allah redha padaNya. Itu kalau sakitpun dah tak perlu kepada ubat, sebab bagi dia sakit itulah nikmat kerana dia merasa makin dekat dengan tuhannya. Wang ringgit sudah sama dengan daun kayu. Emas sama dengan tanah. Dunia sudah dipandang kecil , malah sudah tidak dipandang lagi sebaliknya dunia yang datang kepadanya.

6. NAFSU MARDIAH

Pada peringkat ini segala yang keluar darinya semuanya telah diredhai Allah. Perilakunya, kata-katanya, diamnya semuanya dengan keredaan dan keizinan Allah belaka. Akan keluar keramat yang luar biasa. Mereka sudah menanam ingatan pada Allah diteras lubuk hati mereka menerusi cara "khafi-filkhafi", maknanya secara penyaksiaan 'basitiah' iaitu penyaksian sifat ma'ani Allah yang nyata dan dizahirkan oleh diriNya sendiri. Af'al diri mereka sudah dinafi dan diisbahkan secara langsung kepada af'al Allah semata-mata.Jiwa mereka betul-betul sebati, ingatan mereka terhadap Allah tidak sesaatpun berpisah darinya. Penyaksiaan terhadap hak sifat Allah jelas baginya sehingga hilang dirinya nya sendiri.

7. KAMALIAH

Maqam ini adalah tertinggi. Maqam ini digelar sebagai "baqa billah", Kamil Mukamil", Al Insan kamil kerana ia dapat menghimpunkan antara zahir dan batin, yakni ruh dan hatinya kekal kepada Allah tetapi zahir tubuh kasarnya tetap dengan manusia. Hati mereka kekal dengan Allah tak kira masa dan tempat, tidur atau jaga sentiasa mereka bermusyahadah kepada Allah. Ini adalah maqam khawas al khawas. Semua gerak geri mereka sudah jadi ibadat. Hatta berak kencing mereka, tidur mereka dan sebagainya.

Wallahhu'alam

Semoga bermanfaat...insyaallah

*ALLAH KUSA MAKHLUK TIADA KUASA

Mengislah Diri..sejauh mana ketaatanmu...





Assalammualaikum.....

Sesungguhnya seorang hamba dapat melakukan taat ibadat kepada Tuhan itu hanya menurut kedudukannya di sisi Tuhan atau perasaan imannya terhadap Tuhan, atau kedudukan Tuhan di dalam hatinya.


Apabila memperhatikan kata tersebut, kita menilai sejauh mana ketaatan kita kepada Allah dalam kehidupan. Bermula dari bangun pagi hingga tidur semula, apakah kita melakukan taat ibadat secara yang Allah benar-benar redhai? Apakah kita rasakan ibadat dan taat itu dibuat atas daya upaya kita sehingga terlupa untuk bersyukur bahawa ibadat dan taat itu kerana rahmat Allah?

Ketahuilah, apabila kita diizinkan Allah melakukan ibadat dan ketaatan, kita perlu gembira dan bersyukur kerana amal itu kita dapat laksanakan kerana kasih sayang dan rahmat Allah kepada kita. Tiada daya upaya kita tanpa pertolongan dariNya.

Maka, sejauh mana pula kita dapat laksanakan segala perintahNya dan menjauhi laranganNya? Perhatikan kembali ayat di atas iaitu bagaimana kedudukan Allah dalam hati kita dan kedudukan kita di sisi Allah. Siapa pula yang sering kita ingat dan tersemat di hati kita? Kalau yang lain melebihi dari Allah dalam hati kita, maka itulah kedudukan taat kita kepada Allah.

Firman Allah: “Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah RasulNya, dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalilah ia kepada Allah (al-Quran) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan Hari Kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” [an-Nisaa: 59]

Oleh itu, ingatlah Allah selalu dan pastikan dalam hati kita sentiasa ada tempat untuk kita mengingati dan mencintai Allah. Dengan itu, kita mampu melakukan ketaatan dan ibadat sesuai dengan kedudukan tersebut. Hidayah Allah hanya meresap ke dalam hati kita hanya apabila ada tempat kosong untuknya. Jadi, sediakanlah ruang di hati kita untuk mencintai Allah, dan ruang untuk nur hidayahNya.

Semoga Allah memberikan kepada kita semua Taufiq dan Hidayah kepada kefahaman betul dalam agama Allah....

Insyaallah....


" ALLAH KUASA MAKHLUK TIADA KUASA "

Jadilah wanita bahagia


Wahai wanita yang telah meredhai Allah SWT sebagai Tuhannya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad SAW sebagai rasulnya....berusahalah dirimu untuk mengecapi kebahagiaan dunia dan juga akhirat.

Katakanlah.......

TIDAK… Bagi perbuatan yang dapat mensia-siakan umurmu, seperti senang membalas dendam dan berselisih dengan perkara yang tidak ada kebaikan di dalamnya.

TIDAK… Bagi sikap yang lebih mengutamakan harta benda dan mengumpulkannya, kurang arif untuk menjaga kesihatanmu, kebahagiaanmu, dan waktu istirehatmu.

TIDAK… Bagi perangai yang suka mencari kesalahan orang lain, membuka aib orang lain (ghibah) dan melupakan aib diri sendiri.

TIDAK… Bagi perangai yang suka mabuk kepayang dengan kesenangan hawa nafsu, menuruti segala tuntutan dan keinginannya.

TIDAK… Bagi sikap yang selalu menghabiskan waktu dengan melepak, dan memboroskan waktu berjam-jam untuk bergurau dan bermain.

TIDAK… Bagi perilaku acuh terhadap kebersihan dan keharuman tubuh, serta masa bodoh dengan tempat tinggal dan ketertiban kejiranan

TIDAK… Bagi setiap minuman yang haram, rokok, dan segala sesuatu yang kotor dan najis.

TIDAK… Bagi sikap yang selalu mengingat-ingat kembali musibah yang telah lalu, bencana yang telah terjadi, atau kesalahan yang terlanjur dilakukan.

TIDAK… Bagi perangai yang melupakan akhirat, yang lalai membekali dirinya dengan amal soleh , dan yang lengah dari peringatan tentang kedahsyatannya.

TIDAK… Bagi perangai membuang-buang harta benda dalam perkara-perkara yang haram, berlaku boros dalam perkara-perkara yang mubah, dan perilaku yang dapat memangkas perkara-perkara ketaatan.

————–

YA… Untuk senyummu yang cantik, yang mengirimkan cinta, dan mengutus kasih sayang bagi orang lain.

YA… Untuk kata-katamu yang baik, yang membina persahabatan dan menghapuskan rasa benci.

YA… Untuk sedekahmu yang dikabulkan, yang membahagiakan orang-orang miskin, menyenangkan orang-orang fakir, dan mengenyangkan orang-orang lapar.

YA… Untuk kesediaanmu duduk bersama Al-Qur’an seraya membaca, merenungi, dan mengamalkannya, sambil bertaubat dan beristighfar.

YA… Untuk kesediaanmu berzikir, beristighfar, tenggelam dalam doa, dan sentiasa memperbaiki taubatmu.

YA… Untuk usahamu dalam mendidik anak-anakmu dengan agama, sunnah, dan nasihat yang bermanfaat bagi mereka.

YA… Untuk rasa malumu dan hijab (penutup aurat) yang diperintahkan Allah, kerana hanya itulah cara untuk menjaga dan memelihara dirimu.

YA… Untuk pergaulanmu dengan wanita-wanita yang baik dan takut kepada Allah, mencintai agama dan menghormati nilai-nilainya.

YA… Untuk baktimu terhadap ibu bapa, silaturahim pada saudaramu, menghormati tetangga, dan berlemah lembut terhadap anak-anak yatim.

YA… Untuk membaca sesuatu yang bermanfaat dengan menelaah buku yang menarik dan berfaedah, buku yang menyenangkan dan memberi ilmu.

"Ya Rabbi, jadikan aku seorang wanita paling bahagia agar aku mampu membahagiakan insan² yg aku sayang... Aamin."



" ALLAH KUASA MAKHLUK TIADA KUASA "

janganlah bersedih...muhasabah diri lah selalu






Jika hari ini kita derita, esok pasti bahagia. Jika hari ini bahagia, esok pasti derita. Itu pasti akan berlaku dalam kehidupan kita, seumur hidup kita, selama mana jantung kita masih berdegub. Jadi, kenapa kita perlu takut untuk berdepan dengan kehidupan kita seterusnya?

Bukankah kita telah melepasi kisah yang lalu. Kalau dahulu kita mampu dan kuat setelah pelbagai ujian dan dugaan dariNYA, kenapa kita perlu risau untuk terus berdepan dengan masa hadapan?

Allah Maha Tahu kemampuan hambaNYA. Yakinlah, apa yang terjadi dalam kehidupan kita adalah yang termampu dan terdaya untuk kita lakukan. Allah tidak pernah menguji kita diluar kemampuan kita. Itu janji Allah.

Allah TAK pernah tipu. Menyedari hakikat bahawa Allah menguji mengikut kemampuan kita, percayalah kita mampu menghadapi segalanya dan ujian kita pasti berbeza dengan orang lain.

Jadi, apa yang perlu ditakutkan? apalagi yang perlu disedihkan? jika kita tahu bahwa ALLAH itu ADA dan menepati janji. Lalu janganlah bersedih...

Ya Allah, tambahkan kekuatan dihati kami....

Barakallah....

" Allah Kuasa Makhluk Tak Kuasa "

Syukur nikmat






Assalammualaikum....

Betapa kadang-kadang manusia leka dengan kehidupan dunia yang sementara. Sesungguhnya ALLAH SWT melimpahkan segala nikmatNya dalam kehidupan di dunia ini untuk setiap makhluk ciptaanNya.

ALLAH SWT berfirman yang bermaksud, “Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka daripada Allah lah (datangnya)…” (Surah An-Nahl: 53).


“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, nescaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya.”
(Surah An-Nahl: 18)

Untuk mensyukuri pelbagai nikmat kurniaan-Nya yang tidak terhingga ini, jalanilah kehidupan dengan mempertingkatkan iman. Iman yang mempunyai pelbagai tingkatan merupakan antara nikmat kurniaan ALLAH SWT yang tidak ternilai.

Nikmat iman hanya dapat difahami orang yang benar-benar menjalankan kehidupannya menggunakan petunjuk ALLAH SWT dan mencontohi Rasul-Nya. Ia menghasilkan kehidupan yang murni. Dengan peningkatan iman, maka diri seseorang sentiasa terperlihara daripada pelbagai segi termasuk perjalanan kehidupan secara keseluruhan.

Wahai sabahat-sabahatku, jika kita sentiasa bersyukur, nikmat kita akan ditambah oleh Allah sepertimana janji Allah di dalam ayat ini:
“Dan (ingatlah) ketika Tuhan kamu memberitahu: Demi sesungguhnya! Jika kamu bersyukur nescaya Aku akan tambahi nikmatKu kepada kamu dan demi sesungguhnya, jika kamu kufur ingkar sesungguhnya azabKu amatlah keras”.
(Surah Ibrahim: Ayat 7)

Tetapkanlah diri mensyukuri nikmat, sebab jarang sekali nikmat yang telah hilang akan datang kembali..Seumpama orang yang dahaga....hanya akan merasai nikmat air itu , bilamana ia benar-benar dalam kehausan.


(Nabi Muhammad diwahyukan menerangkan lagi): Dan bahawa sesungguhnya! Kalaulah mereka (manusia dan jin) itu berjalan betul di atas jalan (Islam), sudah tentu Kami (akan memberikan mereka sebab-sebab kemewahan, terutama) menurunkan hujan lebat kepada mereka. (16) (Pemberian yang demikian) untuk Kami menguji (dan menzahirkan bawaan dan keadaan) mereka dalam menikmati apa yang Kami berikan itu (adakah mereka bersyukur dan tetap betul menurut Islam) dan (ingatlah), sesiapa yang berpaling dari mengingati Tuhannya, (dengan berlaku ingkar derhaka, maka) Tuhan akan memasukkannya ke dalam azab yang memuncak beratnya.” (Surah Al-Jinn: Ayat 16-17)

'ALLAH BERKUASA MAKHLUK TIADA KUASA'